Cara Mengubah IP Ubuntu 18.04 LTS Bionic Beaver Menjadi Statis

Cara Mengubah IP Ubuntu 18.04 LTS Bionic Beaver Menjadi Statis. Dalam pengelolaan sistem operasi server berbasis open source, melakukan konfigurasi pengalamatan IP (*IP Address*) merupakan langkah paling mendasar yang wajib dikuasai oleh seorang administrator jaringan atau teknisi sistem (*system administrator*). Alamat IP yang stabil dan tidak berubah-ubah sangat krusial agar komputer server dapat diakses secara konsisten oleh komputer klien di dalam jaringan lokal maupun publik. Namun, bagi para praktisi IT yang terbiasa mengelola distro Linux populer, rilisnya versi **Ubuntu 18.04 LTS Bionic Beaver** sempat membawa kejutan teknis yang cukup membingungkan.

Jika pada versi-versi Ubuntu Server lawas (seperti Ubuntu 14.04 atau 16.04) kita selalu melakukan konfigurasi IP statis (*static IP*) melalui berkas teks tradisional yang terletak di direktori /etc/network/interfaces, maka pada versi Ubuntu Bionic 18.04 kita sudah tidak bisa lagi menggunakan cara lama tersebut. Apabila Anda memaksakan diri untuk menuliskan baris pengaturan jaringan di file interfaces lama, sistem operasi Ubuntu terbaru ini akan mengabaikannya sepenuhnya, dan konfigurasi kartu jaringan Anda tidak akan mengalami perubahan apa pun setelah komputer dinyalakan ulang.

Secara detail, sebagian besar dari kita mungkin tidak tahu persis atau tidak mau ambil pusing mengenai alasan mendalam mengapa skema manajemen jaringan ini diubah secara radikal oleh tim pengembang Canonical. Namun, tulisan panduan mendalam kali ini sengaja disusun untuk membahas secara tuntas bagaimana cara mengubah IP Ubuntu Bionic 18.04 LTS menjadi static, di bagian direktori mana letak file barunya, serta bagaimana aturan penulisan kodenya yang benar agar sistem jaringan Anda berjalan lancar tanpa memicu error.

Cara Mengubah IP Ubuntu Bionic 18.04 LTS Menjadi Static

Gambar 1: Tampilan Proses Pengeditan File Konfigurasi Jaringan Berbasis YAML pada Ubuntu Server

Mengenal Netplan: Teknologi Manajemen Jaringan Baru di Ubuntu

Untuk menambah cakrawala pengetahuan teknologi informasi Anda, penting untuk mengetahui bahwa alasan di balik hilangnya file /etc/network/interfaces adalah karena diadopsinya utilitas manajemen jaringan baru bernama Netplan. Mulai versi Ubuntu 18.04 LTS ke atas, Canonical memutuskan untuk bermigrasi ke Netplan sebagai pusat kendali abstraksi jaringan default untuk mempermudah integrasi sistem cloud modern.

Netplan tidak lagi menggunakan format penulisan teks konfigurasi biasa, melainkan menggunakan format bahasa pemrograman **YAML** (Yet Another Markup Language). Bahasa YAML ini memiliki karakteristik yang sangat unik dan terkenal sangat sensitif terhadap aturan **indentasi spasi**. Artinya, penulisan baris kode struktur jaringan di dalam Netplan wajib menggunakan ketukan tombol spasi yang konsisten, dan sama sekali tidak boleh menggunakan tombol Tab pada keyboard.

Satu ketukan spasi saja yang bergeser atau salah menempatkan posisi baris teks di dalam file YAML Netplan akan langsung membuat sistem operasi Linux mengalami kegagalan proses parsing data (*rendering error*). Akibatnya, kartu jaringan (*network interface*) Anda akan mengalami macet total (*down*) saat perintah pembacaan sistem dijalankan. Oleh karena itu, ketelitian tingkat tinggi sangat dibutuhkan saat kita melakukan penyuntingan file konfigurasi baru ini.

Langkah Demi Langkah Mengubah IP Ubuntu 18.04 Menjadi Statis

Prosedur pengubahan alamat IP pada Ubuntu Bionic 18.04 Server dapat dilakukan dengan mudah langsung melalui aplikasi terminal atau koneksi SSH memanfaatkan teks editor bawaan seperti Nano. Silakan ikuti rangkaian urutan instruksi teknis di bawah ini secara teliti:

1. Melacak Nama Kartu Jaringan (Interface Name)

Sebelum mengedit file konfigurasi, Anda wajib mengetahui apa nama *interface* kartu jaringan yang aktif di komputer server Anda. Jalankan perintah interogasi berikut di terminal:

ip a

Perhatikan daftar yang muncul pada layar monitor. Cari nama interface ethernet Anda (biasanya memiliki penamaan unik seperti eth0, ens33, enp0s3, atau sejenisnya). Catat nama tersebut dengan baik karena akan dimasukkan ke dalam skrip.

2. Membuka dan Mengedit File Konfigurasi Netplan

Seluruh file konfigurasi Netplan disimpan di dalam direktori folder /etc/netplan/ dengan format ekstensi file berupa `.yaml`. Nama filenya bisa bervariasi di setiap komputer (misalnya bernama 01-netcfg.yaml, 50-cloud-init.yaml, atau 00-installer-config.yaml). Buka file tersebut dengan hak akses tertinggi menggunakan perintah:

sudo nano /etc/netplan/*.yaml

Setelah file terbuka, silakan hapus seluruh isi bawaannya dan ganti dengan struktur contoh format kode pengaturan IP statis di bawah ini. Skenario di bawah dikondisikan jika nama interface Anda adalah ens33, IP server baru yang diinginkan adalah 192.168.10.100, dan gateway mengarah ke router IP 192.168.10.1:

network:
  version: 2
  renderer: networkd
  ethernets:
    ens33:
      dhcp4: no
      addresses: [192.168.10.100/24]
      gateway4: 192.168.10.1
      nameservers:
        addresses:

Peringatan Keras Struktur Kode YAML: Sekali lagi perlu diingat, pastikan Anda menggunakan **spasi (bukan TAB)** untuk menyusun jarak menjorok ke dalam pada baris teks di atas. Pastikan letak folder anak (*child element*) tersusun sejajar rapi di bawah folder induknya.

3. Menerapkan Perubahan Konfigurasi Sistem Baru

Setelah Anda selesai melakukan pengetikan baris kode di atas secara presisi, silakan simpan perubahan file tersebut dengan cara menekan kombinasi tombol **CTRL + O**, lalu tekan Enter, dan keluar dari editor Nano dengan menekan **CTRL + X**.

Langkah final adalah memerintahkan sistem Netplan untuk memeriksa sekaligus menerapkan konfigurasi IP statis baru tersebut tanpa perlu melakukan restart komputer. Jalankan perintah berikut:

sudo netplan apply

Jika terminal tidak memunculkan pesan error atau teks peringatan apa pun, berarti proses aplikasi pengaturan baru Anda telah sukses 100%. Anda dapat melakukan verifikasi ulang dengan mengetikkan kembali perintah ip a untuk melihat apakah alamat IP pada kartu jaringan ens33 Anda sudah berubah menjadi 192.168.10.100. Lakukan juga pengujian koneksi keluar dengan melakukan ping menuju DNS Google (ping 8.8.8.8) untuk memastikan server terhubung ke internet dengan lancar.

Kesimpulan

Pergeseran sistem manajemen jaringan dari berkas interfaces lama menuju ekosistem Netplan berbasis YAML pada Ubuntu 18.04 LTS Bionic Beaver merupakan wujud modernisasi arsitektur Linux yang lebih efisien. Meskipun aturan penulisan kodenya menuntut ketelitian ekstra terkait pembatasan penggunaan spasi indentasi, metode baru ini terbukti jauh lebih ringkas untuk mengelola multi-interface sekaligus. Dengan memahami langkah-langkah pencarian nama interface hingga eksekusi perintah *netplan apply* di atas, kini Anda dapat melakukan konfigurasi IP statis server Anda dengan cepat, aman, dan profesional. Selamat mencoba mempraktikkan konfigurasi Netplan di server Ubuntu Anda!