Panduan Cara Membuat Static Routing Cisco Tiga Router Paket Tracer
Panduan Cara Membuat Static Routing Cisco Tiga Router Paket Tracer. Dalam membangun sebuah arsitektur jaringan komputer berskala menengah hingga enterprise, pemetaan jalur data antar-wilayah operasional merupakan kompetensi utama yang wajib dikuasai oleh seorang teknisi. Meskipun platform blog ini awalnya didirikan sebagai media pemasaran layanan jasa setting MikroTik, visi utama kami adalah menyajikan seluruh pembahasan materi teknologi informasi yang berkaitan erat dengan ekosistem peruteran secara komplit. Kami ingin memastikan bahwa seluruh literatur edukasi mengenai sistem router MikroTik, router Cisco, router berbasis Ubuntu Server, maupun vendor ternama lainnya tersedia secara rapi di sini.
Cara Sharing Folder Windows 7 Mudah Tanpa Password dalam Satu Jaringan
Cara Sharing Folder Windows 7 Mudah Tanpa Password dalam Satu Jaringan. Salah satu fungsi dan tujuan utama dari dibangunnya sebuah infrastruktur jaringan komputer adalah untuk berbagi sumber daya atau yang biasa dikenal dengan istilah resource sharing. Sumber daya dalam jaringan ini bentuknya bisa sangat beragam, mulai dari perangkat keras seperti printer dan scanner, kapasitas penyimpanan harddisk, kekuatan pemrosesan prosesor, hingga sistem data berupa file atau dokumen kerja. Di lingkungan perkantoran atau instansi di Mandailing Natal dan daerah lainnya, aktivitas berbagi data ini menjadi kunci utama untuk meningkatkan efisiensi kerja tim.
Mengenal Ip address Komputer
Begitu juga komputer, terjadinya pertukaran paket data antar komputer, terjadi karena adanya alamat (ip address). Nah pada bagian ini kita mencoba mengenal ip address komputer, IP address yang akan kita kenal tersebut ipv4. Ip address versi 4, terdiri atas 32 bit (binary digit), 32 bit tersebut terbagi atas 3 oktet yang di pisahkan tanda titik, masing masing oktet ip address ada 8 bit.
Apakah cuma begitu mengenal ip address ?. ya cuma memang itu, tapi perlu sedikit lagi pengenalannya agar tepat guna, dan dapat kita gunakan sesuai standarnya, untuk langkah selanjutnya kita harus mengenal ip itu lebih dalam, yang ternyata tidak hanya notasi biner saja, didalam notasi itu ada bagian-bagian yang disebut HOST Portion, dan Network Portion (porsi host dan porsi network).
Bagaimana menentukan Network Portion dan Host Portion ?
Untuk mengenal host portion dan network portion atau sering di sebut juga NETWORK ID dan HOST ID ip address, kita harus mengenal dahulu kelas dalam ip address, ip address memiliki 4 kelas utama, yaitu :
- Ip kelas A
- Ip kelas B
- Ip kelas C
- Ip kelas E
Jawabny ada, saya sering menyebutnya ip special, yaitu ip yang special di gunakan untuk kebutuhan khusus, seperti ip loopback (127.0.0.1)
Kembali ke bahasan kita, untuk mengenal network portion dan host portion ip address, jika kita sudah mengenal kelas ip address kita tentunya bisa menentukan mana host portion dan mana network portion ip address, nah karena yang lebih sering nanti kita jumpai di lapangan adalah ip kelas C, maka kita cari tau mana network portion dan host portion pada ip address kelas C tersebut.
Perlu di ketahui bahwa, masing masing ip diatas memiliki jumlah bit yang menentukan dia mana yang harus menjadi network id (network portion) dan host ID (host portion).
Untuk kelas C
- 24 bit pertama dari sebelah kiri di sebut sebagai network portion (network ID)
- 8 bit sisanya menjadi host portion (host ID).
Lho apa lagi tuh network portion (network ID) dan host portion (host ID) ip address ?
Kalau di analogikan lagi ke seperti analog diatas, yaitu rumah dan alamatny, nah network portion bisa kita anggap sebagai nama jalan pada alamat, sedangkan host id adalah nomor rumah yang kita akan kirimi paket. (meski analoginya kurang tepat bisa di tepat-tepatkan sajalah hehehe).
Pengenalan network portion dan host portion ini sebenarnya adalah pelajaran subnetting. Tapi untuk mengenal ip address itu kita juga sekaligus mengenal subnetting, atau bisa di balik kita mengenal subnetting maka kita kenallah ip address.
Seperti saya sebutkan sebelumnya, untuk mempermudah kita mengenal dan menggunakan ip address, di gunakanlah angka desimal, angka desimal di pisahkan oleh titik, angka desimal tersebut di peroleh dari conversi angka biner yang 8 bit pada masing-masing oktet.
Untuk menghitung biner kedesimal ip address akan saya buat dalam posting berikutnya. Semoga bermanfaat.
Pengertian Nat Statis Nat Dynamis
Pengertian NAT Statis dan NAT Dinamis di MikroTik: Perbedaan, Konfigurasi Lengkap & Studi Kasus Praktis - Jasa setting mikrotik - Pengertian Nat Statis Nat Dynamis router mikrotik, memahami pengertian nat statis nat dynamis router mikrotik, memahami static nat dan dynamic nat router