Cara Konfigurasi Routing RIP MikroTik Dinamis untuk Pemula Jaringan

Cara Konfigurasi Routing RIP MikroTik Dinamis untuk Pemula Jaringan. Dalam memetakan infrastruktur jaringan komputer lokal yang dinamis, seorang administrator sistem dituntut untuk dapat memilih protokol perutean data (*routing protocol*) yang sesuai dengan skala dan kapasitas perangkat keras yang dimiliki. Menghubungkan beberapa segmen jaringan atau kantor cabang berskala kecil hingga menengah tentu akan sangat melelahkan jika harus dikonfigurasi menggunakan rute manual (*static routing*). Untuk mengoptimalkan otomatisasi distribusi informasi antar-subnet tersebut, penerapan protokol routing dinamis standar menjadi solusi paling efisien yang banyak diimplementasikan di lapangan.

Pengertian Unicast Broadcast Multicast Anycast dan Perbedaannya

Pengertian Unicast Broadcast Multicast Anycast dan Perbedaannya. Dalam mendalami arsitektur jaringan komputer, memahami bagaimana paket data dialirkan dari satu perangkat ke perangkat lainnya merupakan pilar pengetahuan yang sangat fundamental. Baik bagi para siswa keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), mahasiswa informatika, maupun para praktisi yang berkecimpung di industri teknologi informasi. Setiap aktivitas digital—mulai dari berselancar di internet, mengirim pesan instan, melakukan panggilan video, hingga mendistribusikan voucher WiFi—melibatkan pengiriman miliaran bit informasi yang dikemas ke dalam bentuk paket-paket data spesifik.

Simulator MikroTik Menggunakan Qemu GNS3 Lengkap untuk Pemula

Simulator MikroTik Menggunakan Qemu GNS3 Lengkap untuk Pemula. Menguasai keahlian di bidang administrasi jaringan komputer memerlukan intensitas praktik laboratorium yang sangat tinggi secara konsisten. Namun, bagi para pelajar, mahasiswa, maupun teknisi pemula, keterbatasan ketersediaan perangkat keras (*hardware*) sering kali menjadi kendala utama dalam mendalami materi kustomisasi sistem. Untungnya, perkembangan teknologi virtualisasi modern saat ini memberikan solusi alternatif terbaik, di mana kita dapat membangun laboratorium simulasi interaktif berskala besar langsung dari dalam komputer laptop tanpa harus membeli routerboard fisik.

Cara Membuat Vlan Cisco Packet Tracer

Jasa setting mikrotik - Konfigurasi Vlan Packet Tracer - configurasi vlan packet tracer cisco, tulisan configurasi vlan packet tracer cisco, tulisan tentang vlan pernah mandailing natal postkan dengan judul memahami vlan router pernah juga dengan judul membuat vlan di packet tracer dhcp server, kalau saya baca-baca sekilas. Saya juga bingung setting vlan ditulisan saya itu.


Untuk mengatasi kebingungan pada tulisan ini, saya buat lagi tulisan berjudul konfigurasi vlan packet tracer /configurasi vlan packet tracer sederhana. Konfigurasi vlan packet tracer berikut ini tidak disertai oleh konfigurasi dhcp, tujuannya untuk mempermudah saya maupun pembaca untuk memahami vlan serta bagai mana cara configurasi vlan/konfigurasi vlan packet tracer-nya cisco.
Cara membuat VLAN Cisco Paket Tracer



Secara sederhana, configurasi vlan harus kita fahami terlebih dahulu bagian mana yang harus di kuasai. Konfigurasi vlan ada beberapa tahap:

  • Konfigurasi interface fa0/1 pada router yang mengarah ke interface fa0/1 di switch
  • Set ip interface fa0/1 router
  • Set vlan interface fa0/1 sesuai dengan kebutuhan vlan yang di butuhkan serta jangan lupa encapsulation interface vlannya.
  • Configurasi switch interface  fa0/1 sebagai TRUNK (jembatan vlan router ke switch-switch client)
  • Set database vlan
  • Set switchport mode access serta switchport acces vlan sesuai nama vlan yang di set pada langkah kedua ketika membuat vlan router.
  • Set interface aktif sesuai port agar networknya.
Sebagai bahan contoh konfigurasi vlan saya coba menggunakan software packet tracer, bahan-bahan untuk membuat vlan packet tracer diset seperti gambar diatas.
  • Sebuah router cisco 2811
  • 3 buah switch 

Configurasi vlan packet tracer /konfigurasi vlan packet tracer pada router.
Router#conf t
Router(config-if)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 10.10.10.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

Router(config-if)#int f0/0.101
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 101
Router(config-subif)#ip add 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#description TU
Router(config-subif)#no shutdown

Buat vlan keduanya dengan cara seperti konfigurasi vlan 101 diatas pada interface f0/0

Router(config-if)#int f0/0.102
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 102
Router(config-subif)#ip add 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#description GURU
Router(config-subif)#no shutdown

Jika ingin membuat vlan ke 3 sama saja caranya. Namun untuk konfigurasi vlan disini saya buat dua saja, soalnya ribet banget menulis artike konfigurasi vlan, karena banyak codenya.

Langkah configurasi vlan cisco packet tracer selanjutnya yaitu configurasi switch sebagai TRUNK, secar default hampir pada seluruh router yang support vlan, telah di configurasi nama vlan1 sebagai vlan1 default bawaan router, configurasi default ini kita jadikan sebagai TRUNK atau jembatan antara switch client dengan router.

Configurasi switch

Switch>en
Switch#conf t
Switch(config)#int vlan1
Switch(config-if)#ip add 10.10.10.1 255.255.255.0
Switch(config-if)#no shut
Switch(config)#ip default-gateway 10.10.10.1
Switch(config)#end
Switch#

Set vlan database

Switch#vlan database
Switch(vlan)#vlan 101 name TU
Switch(vlan)#vlan 102 name GURU
Switch(vlan)#exit

Set interface switch yang terhubung dengan router sebagai mode TRUNK

Switch(config-if)#int f0/0
Switch(config-if)#switchport mode TRUNK

Berikan mode access kepada masing-masing interface sesuai dengan nama vlan pada switch pertama, yaitu switch yang terhubung dengan router cisco 2811

Switch(config-if)# int f0/2
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 101

Switch(config-if)# int f0/3
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 102

Int f0/2 dan int f0/3 diatas merupakan interface switch dimana interface tersebut terhubung ke switch/hub client, jika kita ingin menambah port switch dengan vlan yang sudah tersedia seperti diatas, kita cukup memberikan mode access pada switch utama, menggabung port khusus ke vlan khusus seperti yang kita inginkan, misalnya saya ingin memberikan mode access pada port ether f0/4 di switch utama masuk dalam vlan 102 cukup dengan perintah seperti berikut:

Switch(config-if)# int f0/4
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 102

artinya kita memberikan access vlan 102 untuk port ethernet f0/4.

Mudah-mudahan configuras vlan packet tracer / konfigurasi vlan packet tersert ini bermanfaat.