Sabtu, 29 April 2017

Cara Configurasi pppoe-server Router Mikrotik

Jasa Setting Mikrotik - Cara Configurasi pppoe-server Router Mikrotik - Jasa Setting Mikrotik - Cara Configurasi pppoe-server Router Mikrotik. PPPoE adalah protocol jaringan yang mengizinkan komunikasi antara dua entitas jaringan. Berdasarkan dua protocol yang berkomunikasi antara komputer dengan komputer, boleh disebut juga antar node. PPPoE di desain sebagai protocol keamanan, dimana PPPoE melakukan enkapsulasi didalam frame ethernet.
Cara setting pppoe server router mikrotik 

Diantara protocol yang ada didalam access jaringan yang kita kenal sebagai layer DATA LINK, yang mana data link layer ini support pada protocol Ipv4 dan IPv4. PPPoE merupakan singkatan Point to Point Protocol Over Ethernet, dimana pppoe router mikrotik merupakan salah satu pitur yang di gunakan untuk koneksi berbasis keamanan.

Secara teori PPPoE bekerja pada standar protocol yang di kenalkan oleh IETF pada tahun 1999. Spesifikasi IETF untuk pppoe adalah RFC 2516. PPPoE kemudian di kembangkan dari PPP yang mengizinkan koneksi virtual point to poin atau multipoint berdasarkan arsitektur jaringan.


Untuk configurasi PPPoE Server mikrotik bisa di ikut langkah-langkah setting pppoe server mikrotik, tutorial ini saya coba menggunakan GNS3

  • Klik PPP
  • Klik PPPoE Servers
  • Klik tanda + 
  • Pada PPPoE Service pilih Interface yang mengarah ke client PPPoE clientnya misalnya didalam gambar, client pppoe server terletak di ether2
  • Klik tombol OK
Untuk configurasi pppoe server lewat terminal bisa copas code berikut ini, dengan menyesuaikan interface ke clientnya
/ppp profile
set 0 change-tcp-mss=yes name=default only-one=default use-compression=default \
    use-encryption=default use-ipv6=yes use-mpls=default use-vj-compression=default

Langkah berikutnya klik Secret di halaman PPP, di bagian ini bisa kita set user dan password, termasuk ip dan gateway dari client pppoe server yang kita gunakan di client. Isi dari secred ppp pppoe-server mikrotik adalah berikut

Namadisi dengan username
Passworddisi dengan password pppoe server
Serviceisi aja dengan any
Local AddressIsi dengan ip router mikrotik/pppoe-server
Remote Addressdisi dengan ip client yang akan di dapat PPPOE client
Routesdisi dengan gateway

Configurasi secret pppoe server mikrotik lewat new terminal

/ppp secret
add caller-id="" disabled=no limit-bytes-in=0 limit-bytes-out=0 local-address=\
192.168.30.1 name=test password=test profile=default remote-address=192.168.30.2 \
routes=192.168.30.1 service=any
Untuk jelasnya bisa di lihat pada gambar secret ppoe server berikut berikut

Cara configurasi router mikrotik pppoe server - setelah selesai configurasi PPPoE server mikrotik, berikutnya configurasi pppoe client pada router kedua. Dalam gambar diatas Router R3 sebagai tempat installasi pppoe server sedangkan pppoe-clientnya Router R4. Berikut configurasi pppoe client mikrotik

  • Klik Interface
  • Klik Tanda + pada interface
  • Pilih PPPoE Client
  • Pada Interface pilih interface yang mengarah ke PPPoE server, seperti gambar pppoe client
Berikutnya set password dan username yang kit set di pppoe server sebelumnya pada tab DIAL-OUT, kalau via comment bisa kita gunakan perintah pppoe client di new terminal

/interface pppoe-client
add ac-name="" add-default-route=yes allow=pap,chap,mschap1,mschap2 dial-on-demand=no disabled=no \
interface=ether2 max-mru=1480 max-mtu=1480 mrru=disabled name=pppoe-out1 password=test profile=default \
service-name="" use-peer-dns=no user=test
Ubah password pada code sesuai dengan configurasi pppoe servernya di router R3. Semoga cara configurasi pppoe-server router mikrotik dan cara configurasi pppoe client mikrotik ini bermanfaat.